Buah tangan hari ini
seperti yang lalu
hatipun terus melaju
menanti sejuta madu
mengharap ketaatannya
pada Illahi
pada intuisi
berbagai kilat menyingkap kelam
berbagai mata mengedip rasa
masih tak bertahan
namun rasa masih berasa
ntuk menyingkap kelam jadi terang
ntuk merasakan kedip mata
bukan mengedipkan rasa
cetus hati ntuk slalu kembali
cari buah hati yang dulu pernah menanti
namun batu masih menyembunyikan buahnya
hanya datang bila ada izinNYA....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar